Direct Ads Jual Space Iklan Di Blog Kita
Print This Post
|
Email This Post
Promosi adalah salah satu unsur pemasaran yang telah diajarkan oleh para guru pemasaran dunia. Kalau Sampeyan pernah belajar pemasaran, maka Sampeyan tentu pernah dengar yang namanya Marketing Mix yang berisi 4P, yaitu product, price, place & promotion. Marketing Mix sendiri dalam Bahasa Indonesia disebut dengan Bauran Pemasaran.
Sebagai salah satu unsur bauran pemasaran maka promosi merupakan unsur yang penting dan menurut Kang Kombor harus dilakukan. Bentuk dari promosi ini tentunya macam-macam. Ada yang melakukan promosi dengan memasang iklan, melakukan grand launching besar-besaran, memberikan diskon, pameran, dll. Nah, dari berbagai macam cara promosi yang dapat dipilih, memasang iklan nampaknya merupakan aktivitas yang setengah wajib. Orang mau jual HP saja pasang iklan, bagaimana orang yang mau jual mobil? Pabrik mobil pasti pasang iklan lah…
Oleh karena itu, pada kesempatan ini Kang Kombor ingin sedikit menulis tentang direct ads. Sebenarnya, tulisan ini merupakan pesanan dari Kang Edy yang ingin menjual ruang iklan di blognya. Akan tetapi, karena Kang Kombor sedang cukup sibuk, baru kali ini dapat memberikan bahasan mengenai direct ads a la Kombor.
Apa itu Direct Ads?
Ah, nggak usah pusing-pusing deh. Kita buat sederhana saja. Direct Ads yang dimaksud di sini adalah menjual ruang iklan di blog kita secara langsung. Maksudnya, kita tidak menggunakan jasa dari makelar iklan seperti Bidvertiser, Google AdSense, AdBrite, dll. Kita menjual langsung di blog kita.
Syarat Menjual Space Iklan
- Yang jelas Sampeyan harus punya blog/website
- Blog/Website memiliki traffic yang memadai bagi pemasang iklan
- Sampeyan mengerti bagaimana caranya mengelola ruang iklan di blog/website Sampeyan
Butir yang terakhir itu maksudnya Sampeyan mengerti bagaimana caranya menyediakan ruang iklan, menjual ruang iklan, mengatur pesanan iklan, menampilkan iklan, mengontrol jangka waktu tayang iklan, dll. Bagaimana Sampeyan mau jual ruang iklan kalau Sampeyang nggak ngerti caranya menyiapkan ruang iklan. Bagaimana Sampeyan mau memasang iklan di ruang yang sudah dipesan kalau Sampeyan tidak mengerti caranya. Bagaimana Sampeyan nggak rugi kalau ada yang pesan ruang iklan untuk sebulan tetapi karena tidak dikontrol, iklannya ditayangkan tiga bulan.
Format Iklan
Umumnya, iklan yang dijual dapat berupa image (gambar) atau pun teks. Untuk gambar, ukurannya dapat Sampeyan tentukan sendiri. Yang paling umum adalah 468×60 dan 125×125. Akan tetapi, Sampeyan boleh juga jual ukuran-ukuran lain. Yang penting, disesuaikan dengan ketersediaan ruang yang akan disediakan.
Untuk iklan teks, yang perlu diperhatikan adalah penempatannya. Apakah akan ditempatkan di halaman utama, halaman posting, sidebar, atau di tempat lain.
Pricing Ruang Iklan
Mengenai penentuan harga ruang iklan yang akan dijual, bisa dikatakan tidak ada patokan bakunya. Sampeyan dapat melakukan survei untuk menentukan harga jual ruang iklan di blog/website Sampeyan. Setelah Sampeyan tentukan, nanti calon pemasang iklan yang akan menilai apakah harga yang Sampeyan tawarkan pantas atau tidak. Apabila calon pemasang iklan merasa cocok dengan harganya, terlepas mahal atau murah harganya, tentu dia akan memesan ruang iklan yang Sampeyan tawarkan.
Manajemen Iklan
Kita dapat melakukan manajemen iklan dengan cara manual maupun dengan bantuan plugin. Jujur saja, mengelola iklan dengan cara manual bisa bikin senewen dan pusing kepala. Kalau ada plugin untuk manajemen iklan, ngapain kita pusing-pusing memakai cara manual?
Kang Kombor sudah merelakan waktu sekitar setengah jam untuk mencarikan plugin yang dapat digunakan unruk melakukan manajemen iklan. Kang Kombor sengaja mencari plugin yang bisa memudahkan kita untuk mengontrol jangka waktu tayang iklan supaya kita tahu kapan iklan habis masa kontraknya.
Kedua plugin itu adalah:
- WP125. Plugin WP125 ini khusus untuk iklan gambar ukuran 125×125. Widget Ready. Ruang iklan dapat dibuat 1 kolom atau dua kolom. Slot iklan maksimal 6 slot.
- Administer. Plugin yang memungkinkan kita membuat zona iklan sebanyak kita mau. Cara penyisipan iklan ada dua cara: manual alias oprek theme untuk posisi iklan di luar sidebar dan widget untuk posisi zona iklan di sidebar.
Mengenai plugin untuk manajemen iklan ini, guru kita sapimoto juga sudah menulis. Silakan dibaca mengenai plugin manajemen iklan.
—*—
Kang Kombor kira itu dulu yang dapat Kang Kombor Sampaikan. Maaf, untuk keperluan menulis mengenai direct ads ini Kang Kombor harus praktek menyediakan ruang iklan untuk dijual di Kombor.com. Apabila Sampeyan ingin dibuatkan tulisan mengenai petunjuk penggunaan plugin Administer atau WP125, silakan kirim uangnya ke nomor rekening Kang Kombor. Looohhhhhh…..
Oke deh, Kang Kombor mau mendiskusikan persoalan bangsa dan negara dulu. Sampai jumpa di tulisan selanjutnya!
Viewed 92 times by 47 viewers
Tidak melihat yang anda butuhkan? Silakan cari
Rekomendasi
Ingin belajar bisnis online? Anda akan dibantu step by step sampai bisa


23 Responses to “Direct Ads Jual Space Iklan Di Blog Kita”
By Shugoshin on Sep 5, 2008 | Reply
Pertamax…
strateginya ok kang, tp jual iklan bgn tdk akan sukses kalo trafiknya rendah, hrs blog2 yg banjir trafik supaya adv mau pasang iklan.
[Reply]
By kombor on Sep 5, 2008 | Reply
Setuju Mas, makanya Kang Kombor tuliskan mengenai itu pada Syarat menjual space iklan.
[Reply]
By sapimoto on Sep 5, 2008 | Reply
Artikel yang sangat menarik dan sangat berguna bagi yang mau main direct ads. Terimakasih untuk trackbacknya, Kang. Saya ini kan masih pemula dalam dunia blog, masih banyak yang harus dipelajari, tidak pantas untuk disebut guru.
[Reply]
By Dhimas on Sep 5, 2008 | Reply
kalau direct ads belum laku bisa buat ngiklanin blog kita yang lain..
[Reply]
By gadis kampus on Sep 5, 2008 | Reply
wah…sesama guru saling berebut negh….berebut nggak ngaku kalo sama-sama guru yah….
[Reply]
By F on Sep 5, 2008 | Reply
hmm.. pricingnya itu Kang. bisa buat post lebih mendetil lagi tentang itu? butuh referensi nih, saya prefr direct ads dari pada PPC deh.
[Reply]
By kombor on Sep 5, 2008 | Reply
Oke, insya’ Allah nanti Kang Kombor bahas lebih lanjut. Sabar ya.
[Reply]
By Anton Sulistiyono on Sep 5, 2008 | Reply
Waduh kalau untuk direct art ada yang mau ngga ya untuk blog saya …
[Reply]
By proof payment on Sep 6, 2008 | Reply
makasih infonya master
[Reply]
By imcw on Sep 6, 2008 | Reply
Kang, saya sebenarnya ingin menjual direct ads di blogdokter.net, tapi belum pede. Masalah trafik sih sudah lumayan, cuma menumbuhkan ke-pedean itu yang sulit.
[Reply]
By kombor on Sep 6, 2008 | Reply
Wah, dokter kok nggak pede toh ya?
Peluang lewat setiap hari di depan kita. Yang jadi masalah adalah kita mau menangkapnya atau tidak.
Kadang-kadang kita tahu bahwa sesuatu akan memberi hasil yang baik dan kita percaya itu. Masalahnya cuma satu, kita tidak berani memulainya.
Ayo semangat!
[Reply]
By rian on Sep 6, 2008 | Reply
entar klo’ uda punya produk tak beli space ama kang kombor, btw jgn mahal2 kang
[Reply]
By arifr on Sep 6, 2008 | Reply
kang kombor, kemarrin saya baru ngisi aplikasi partai gerindra lho…he..he
[Reply]
By kombor on Sep 6, 2008 | Reply
Selamat Mas Arif, Sampeyan sudah memutuskan untuk menjadi bagian dari golongan yang ingin memberi solusi atas permasalahan bangsa.
Eh, tapi ngobrol GERINDRANYA di blog sebelah saja ya.
[Reply]
By kombor on Sep 6, 2008 | Reply
@bloggingly.com:
Terimakasih tautnya dan juga terimakasih sudah menjelaskan mengenai WP125 dengan lebih jelas.
Yang mau jual space iklan monggo dipakai pluginnya.
(Komentar di atas sebenarnya sudah ditulis di bloggingly.com. Sayang karena form komentar pakai java script, blekberi saya tidak bisa mengeksekusi).
[Reply]
By p3durungan on Sep 7, 2008 | Reply
Haiya… seperti biasa tips dan trik dari Kang Kombor emang yahud… segera meluncur ke TKP lapan anem Ndan.
[Reply]
By harry on Sep 7, 2008 | Reply
oh…begitu yah mas. wah setujua banget nih
[Reply]
By blog make money online on Sep 8, 2008 | Reply
dicoba dulu ya kang
[Reply]
By mk on Sep 10, 2008 | Reply
Kayaknya blog saya belum layak dipasangi direct ads..
trafik cuma 200-an sehari..
[Reply]
By bhagoezt on Sep 24, 2008 | Reply
thanks kang kombor atas infonya… lam kenal.
[Reply]